Sinopsis Gangaa episode 389 by Meysha Lestari. Rudra menculik Zoya dan membawanya pergi dengan mobil Sagar. Sagar berlari mengejar sambil memanggil nama Rudra, memintanya untuk berhenti. Tapi Rudra tidak perduli. Dalam mobil Zoya coba memberontak minta di lepaskan. Tapi Rudra membentaknya. Sagar tak sanggup lagi mengejar, dia berhenti dengan putus asa. Dia menatap kiri kanan dan melihat sebuah sepeda terparkir di pingir sebuah kedai. Sagar melangkah mendekati sepeda itu, lalu tak memberitahu yang empunya, dia menaiki sepeda itu dan mengayuhnya dengan cepat. Si pemili sepeda meneriakainya. Tapi Sagar tak mengubrisnya.
Niranjan terduduk si kursi dengan sedih dan kecewa setelah membaca surat Rahat. Dia tak menyangkah kalau nenek telah menyembunyikan hak yang begitu besar darinya. Nenek juga menangis, karena rahasianya terbongkar dan binggung tak tahu harus bagaimana lagi. Niru memprotes tindakan nenek, "dalam surat ini Rahat mengatakan kalau dia sedang hamil dan ingin bertemu denganku...bagaimana ibu bisa menolaknya? Ketika semua pintu tertutup dia setuju untuk menikahi dr Sameer agar anaknya memiliki ayah yang sah.." Nenek tetap tidak mengaku kalau dirinya salah, dengan tegas dia mengatakan kalau Rahat bukan berasal dari kastanya. Niru sama sekali tak menyangkah kalau itu penyebab mengapa nenek menyembunyikan kebenaran itu dan berbohong, "hanya karena kita berbeda kasta? Siapa yang terbukti berbohong sekarang?"
Niru hendak melangkah pergi ketika nenek menahannya dan menutup pintu kamar. Niru yang kecewa dan menyesalkan tindakan nenek protes. Nenek meminta Niru memikirkan perasaan madhvi. Nitu tak mau mendengarkan nenek lagi. DIa meneroboskeluar. nenek mengejarnya. Di saat yang sama, dari pintu depan muncul Gangaa dan Rahat yang menangis panik. Gangaamenghampiri Niru dan memohon padanya, "tuan tolonglah Zoya tuan.." Rahat berkata dirinya akan menarik kasus dan jug akan meninggalkan kota ini asalahkan Niru menyelamatkan anaknya, "dai akan membunuhnya." Gangaa juga mengatakan hal yang sama, meminta Niru menolong Zoya. Niru binggung dan heran, "apa ini? Apa yang terjadi?" Gangaa menjelaskan pad aNiru kalau Rudra menculik Zoya dan akan membunuhnya, "kak Rudra punya banyak koneksi, tapi tuan juga bisa mendekatinya.." Setelah tahu dudk persoalanya, Niru segera menelpon komisioner dan meminta mereka menemukan gadis yang di bawa Rudra.
Gangaa mengajak Niru pergi bersama untuk menyelamatkannya, "hanya tuan yang bisa menolongnya..." Niru hednak beranjak pergi ketika Nenek menghadang jalannya dan melarangnya pergi, "siapa Zoya ini? apa hubunganmu dengannya?" Rahat berteriak, "dia adalah puterinya!" Nenek tesentak kaget mendengar teriaakan Rahat. rahat mengulang, "Zoya adalah puteri Niranjan..!" Tiba-tiba terdengar piring terjatuh. Semua menoleh kearah pintu dapur di mana Madhvi berdiri kaku dan piring berisi apel yang di pegangnya berserakan di lantai.
Mahdvi mendekati Niru dann bertanya, "apakah yang kudengar ini benar?" Nenek coba mengalihkan situasi dengan berkata kalau apa yang di katakan Rahat itu boohng, dan dia mengajak mahdvi pergi. Tapi Mahdvi tak mau menuruti nenek lagi. Sudah cukup kesabarannya. Madhvi menatap Niru dengan tatapan tajam, "apakah benar katanya? Zoya adalah anakmu?" Niranjan menjawab dengan cems, "ya. Zoya adalah anakku.." Mendengar pengakuan Niru, jangankan Maadhvi dan Supriya, gangaa dan rahat pun kaget. mereka tak menyangkah akhirnya Niru mau mengakui Zoya sebagai anaknya.
