Sinopsis Gangaa episode 395 by Meysha Lestari. Orang gila itu masih mendekap Krishna dan mengancam akan membunuhnya. Gangaa coba melepaskan Krishna dan menyingkirkan orang gila itu. Tapi dekaapan orang gila itu sangat erat. Krishna menangis histeris, antara kaget dan takut. Seorang pemuda memberi isyarat pad ateman-temannya untuk mengambil sesuatu. teman-temannya segera bergegas pergi.
Sagar mendatangi bar dan memesan minum. Shehla melihat Sagar sendirian, dia melirik tunangannya yang sedang ngobrol bersama teman-temannya lalu menghampiri Sagar. Shehla menyapa Sagar danmenyentuh tanganya. Sagar menoleh dengan tatapan aneh. Dia melihat kegenitan Shehla dan berniat memanfaatkannya. Shehla memesan sampanye. Sagar menoleh kearah Pranap tunangan Shehla lalu memuji Shehla, "kau menakjubkan!" Shehla senang. Sagar bekata lagi, "aku menunggu kesempatan untuk memujimu."
Shehla bertanya, "kalau kau mendapat kesempatan apa yang ingin kau katakan?" Sagar berkata, "kau sangat cantik. Kalau aku merampasmu dari Pranap apakah kau akan ikut?" Shehla menantang Sagar untuk merampas dirinya dari Pranap. Sagar lalu membisiki Shehla agar pergi hotel, dia akan menyusul setelah memesan minuman. Tanpa banyak bertanya, Shehla setuju. Dia bergegas pergi. Sagar menatap Pranap lalu menulis pesan untuknya dan menyuruh pelayan memberikannya. Sagar pergi dari bar sambil membawa 2 gelas minuman.
DI sebuah kamar Hotel, Shehla duduk di tempat tidur dengan kaki telanjang. Sagar datang. Shehla memberinya isyarat agar mendekat. Sagar meletakkan minuman di meja dan mendekati Shehla, tapi seolah-olah menjaga jarak darinya. Shehla menantang, "apakah kau takut untuk mendekatiku?" Sagar membuka jas nya dan melemparkannya ke tempat tidur. Dia juga merengangkan dasinya dan membuka kancing lengan kemeja. Pelayan menghampiri Pranap dan memberikan pesan Sagar. Pranap membaca pesan itu, "kalau kau ingin melihat warna sebenar dari Shehla, kau harus datang ke kaamar no 112." Pranap menatap pesan itu dengan rasa ingin tahu.
Di kamar hotel, Sagar mendekati Shehla. Shehla menarik dasi Sagar sehingga wajah Sagar tertarik mendekat. Sagar membungkukkan tubuhnya dia atas shella yang menunggu setengah berbaring. Wajah keduanya sangat dekat. tapi belum sempat terjadi sentuhan, pintu kamar sudah terbuka. oPranap dan teman-temannya menyerbu masuk. Shehla kaget danmendorong tubuh Sagar menjauh. Pranap terlihat geram. Sagar berkata, "lihat apa yang di lakukan tunanganmu dan cinta sejatimu..." Shehla menatap Sagar dengan marah dan bergegas menghampiri Pranap. Dia memberitahu Pranap kalau dirinya tidak bersalah, "Sagar yang membawaku ke sini.." Pranap menatap Shehla dengan marah lalu dengan keras dia menampar Shehla dan mengusirnya. Sagar berkata, "Pranap punya selera humor yang bagus ya.." Dengan marah Shehla mengambil sepatunya lalu pergi dari sana.
Krishna menangis dalam sergapan orang gila. Anak muda it datangs ambil membawa bungkusan berisi makanan dan menyodorkannya pada si orang gila sambil berkata, "baba..baba.. ini makanan, kau mau kan?" Untuk sesaat si orang gla terlihat ragu, tapi kemudian dia melepaskan Khrishna dan mengambil bungkusan makanan lalu pergi ke samping kuil untuk duduk dan memakan makanan itu.
Krishna segera berlari memeluk Gangaa, "mama..." Gangaa menenangkan Krishna. Pemuda itu bertanya pada Gangaa, "apakah dia baik-baik saja?" Gangaa menyahut, "ya, tidak apa-apa. Siapa dia?" Si pemdad memberitahu kalau orang itu menjadi gila setelah istrinya terbunuh di dekat kuil itu dan anaknya di tuduh sebagai pembunuhnya, "sekarang setiap melihat anak kecil, dia akan menyergapnya dan menganggap anak itu sebagai anaknya.." Setelah memberi penjelasan, para pemuda itu perdi. Kerumunan orang pun sudah bubar dan Gangaa mengajak Krishna pergi dari sana,
Sagar dan teman-temannya kembali ke bar. Pranap terlihat sangat marah. Teman-temannya meyakinkan Pranap kalau dia berhak mendapatkan gadis yang lebih baik dari Shehla. Pranap berkata klau dirinya sangat mencintai Shehla. Sagar bersikeras mengatakan kalau para gadis tidak pernah benar-benar mencinta, "mereka tidak dapat di percaya.." Sagar teringat kenangannya bersama Gangaa saat dia mengungkapkan janji dan rasa cintanya. Sagar berkata dengan suara dingin, "semua gadis datang padamu dengan keuntungan pribadi. Seseorang selalu menderita ketika membiarkan dirinya terlalu emosional."
Krishna dan Gangaa duduk di kursi. Sambil memangis Krishna bertanya, "bagaimana kalau sesuatu yang buruk terjaid padaku?" Gangaa menyakinkan krishna bawha selama ada dirinya tidak akan terjadi apa-apa padanya. Ganga menjelaskan pada Krishna bahwa kepercayaan antara satu sama lain yang membuat mereka masih hidup, "seperti tim mu, mereka yakin padamu, jadi kau jarus percaya pada mereka. kekalahanmu adalah kekalahan mereka. Kau harus mengerti kalau kalau tak ada seorangpun yang sempurna. tapi aku bsia mencoba menjadi ibu terbaik di dunia seperi dirimu yang juga harus berusaha enjadi anak yang terbaik.." Krishna menggandeng tangan gangaa.
