Sinopsis Gangaa episode 392 by Meysha Lestari. Masa kritis Madhvi sudha lewat. Dokter memberikan resep obat untuk Mahdvi lalu pergi. Maharaj mengantarnya keluar. Semua orang duduk mengelilingi Madhvi. Tak lama kemudian mahdvi sadar. Dia melihat putra, menantu dan nenek ada di sampingnya, tapi Niru tak ada. Sagar dan Pulkit mennayakan kondisi Madhi, "ma, kau abik-baik saja?" Nenek mengeluh atas apa yang di lakukan Madhvi, dia sangat menyayangi menantunya itu. Pulkit tidak ingin meadhvi melakukan hal seoeri ituu lagi, "kami semua ada karena maama, kami dan rumah ini membutuhkan mama.." madhvi sedih karena hidup dalam kebohongan selama ini. Sagar menanyai madhviu, "apakah mama tidak memikirkan kami sekalis aja? Apa jadinya kami ini tanpa mama? Aku tidak bis ahidup tanpamu.."
Madhvi mennayakan Niru, "apakah dia tahu tentang kondisiku?" Supriya memberitahu Mahdvi kalau mereka tidak bisa bicara dengannya, panggilannya tidka terjangkau. Sagar meminta Madhvi agar tidak mencemaskan apapun, baik tentang Niru ataupun tentang Rahat, "karena Rahat sudah tak ada di dunia ini, dia sudah mati!" Semua orang kaget. Tapi sebelum Sagar sempat mengatakan lebih banyak lagi, Maharaj muncul dan memberitahu semua orang kalau Niru pulang.
Semua berlari keluar menyambut Niru. Niru berdiri di ruang tengah sambil menenteng sebuah tas besar. Semua orang menatapnya dneganheran. nenek bertanya, "apa itu Niru?" Niru memanggiol Zoya. Zoya melangkah masuk. Melihat Zoya, Sagar berlari menghalangi langkahnya. Niru meminta Sagar memberinya jalan. tapi sagar menolak, "gadis ini tidak boleh masuk rumah ini! Kalau dia masuk kesini, maka aku dan ibu akan pergi dari sini selamanya!"
Niranjan menganyai sagar, "ap ayang kau katakan Sagar?" Madhvi menyahut dari atas, "dia mengatakan persis seperti apa yang kau dengar!" Supriya membantu Mahdvi turun kebawah. Madhvi dan Niru saling berhadapan. Keduanya bertatapan. Madvi bekata, "jika gadis ini masuk rumah ini, maka hubungan kita, rumah ini dan keluarga ini akan berakhir." Niru kaget dan tas di tanganya terjatuh. Niru terlihat bingung. Madhvi menyuruh Niru mengambil keputusan sekarang, antara Zoya atau keluarganya, "aku telah memberikan hidupku pada rumah ini, ambillah keputusan!" Niru dengan kecewa bertanya, "apakah seperti ini madhvi?"
Madhvi terdiam, Sagar yang menyahut, "ya. Memang seperi ini. " Niru membantah. Nenek memarahinya karena membaw Zoya ke rumah dan membuat masalah baru untuk keluarganya. Niru balas memarahi nenek karena telah membohonginya tentang Rahat dan anaknya, "sekrang setelah semua kebohongan terongkar, Zoya akan tinggal di sini!" Nenek mengatai Zoya tak tahu malu. Sagar tidak mau menerima Zoya di rumahnya, "gadi sini datang kerumah ini untuk balas dendam, aku tidak akan membiarkannya..." Sagar lalu menarik tangan Zoya dan membawanya keluar. Niru coba menghentikannya, "Sagar...hentikan!" Semua orang membuntuti Sagardan Zoya keluar. Niru mencegah Sagar mengusir Zoya.
Sagar tetap mengatakan kalau Zoya harus peri dari rumahnya, "dia tidak bisa tinggal di rumah ini!" Gangaa datang membantu Zoya. melihat Gangaa, kemarahan Sagar bertambah, "wa..wah.. Gangaa sellau datang tepat waktu..." Sagar menyuruh Ganga membawa Zoya pergi jauh dari rumahnya dna melarangnya datang kerumah chaturvedi lagi. Tapi gangaa memihak Zoya danberkata, "kenapa Sagar? Zzoya adalah keluagamu juga. kalau tuan ingin mengajak Zoya tinggal di rumah ini, siapa yang bisa melarang?"
Sagar bertanya dengan gusar apakah Zoya punya hak untuk masuk kerumah ini, "kalau papa bisa mengkhianati mama, lalu untuk apa kami di sini? gadis ini...dia tdiak seperti yang terlihat, dia tidak licik, tidak setia dan pengkhianat..dia tidak boleh masuk kerumah ini!" Zoya mengeri posisinya dan pura-pura menyerah dna meminta Niru mengizikan dirinya pergi. Zoya membalikan badan hendak pergi tapi Niru mencegahnya, "tunggu Zoya!" Tapi Sagar bersikeras mengusir Zoya, "biarkan papa, biarkan dia pergi.." Niru menolak, "tidak Sagar, dia anakku juga, dia akan tinggaal di sini!"
