Sinopsis Gangaa episode 398 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 398 by Meysha Lestari. Sagar memutuskan untuk kembali ke Banaras, untum memenuhi permintaan nenek dan menyelesaikan masalah Pulkit dan Supriya. Madhvi menatap Sagar dengan tatapan penuh selidik, "kalau ini karena diriku saja, sebaiknya kita tidak pergi..." Sagar mengatakan kalau dia juga ingin pergi ke Banaras, "tapi kita tidak akan tinggal di rumah Chaturvedi. AKu tidak membawa membiarkan ibu tinggal di mana Zoya hidup.." madhvi setuju, "aku jiga tidak menyukai keberadaan Zoya di sana. tapi kita tidak bisa memutuskan hubungan dengan keluatga itu.."

Gangaa baru memarkir sepedanya ketika mobil Van sekolah Krishna datang. Krishna segera turun dari mobil dan menghambur ke aarah Gangaa. Gangaa sangat senang melihatnya. Krishna memberitahu Gangaa dia ingin lomba bersepedanya. Gangaa melarang, tapi Khrisna bersikeras dan memohon-mohon padanya. Gangaa ingat kondisi kesehatan Krishna yang adalah menderita blue baby. Tapi dia jiga tak kuasa menolak permintaan Krishna, akhirnya Gangaa mengizinkan dengan syarat, krishna harus mengayuh sepeda perlahan. Krishna sangat senang. Dia mengambil sepedanya.

 
Krishna dan Gangaa lomba naik sepeda. Krishna mengayuh dengan cepat. Gangaa menegurnya agar mengayuh pelan. Tapi Krishna sangat bersemangat dan mengayuh dengan cepat. Krishna tiba lebih dulu di tempat tujuan. Dia segera mermarkir sepedanya dan naik ke temmbok sambil mengangkat kedua tangan, "aku pemenangnya.." Gangaa tiba kemudian dan segera menghampirinya sambil tersneyum, "yta..ya.. kau pemenangnya, yang tidak pernah terkalahkan!" Krishna sangat senang.

Krishna berkata kalau dirinya sangat senang hari ini karena guru musik sangat menghanragai bakatnya. gangaa senang mendegarnya. Krishna juga sangat senang karena kelasnya akan melakukan jalan-jalan lintas alam ke Asrama Anand. Gangaa langsung terdiam. Denganberat hati dia melarang Krishna pergi. Krishna protes, "kenapa mama?.." gangaa menyuruh Krishan melihat kondisinya, tanganya yang di perban dan lain-lain. Krishna tidak paham, dia menuntut alasan. Gangaa tak bisa mengatakan alasannya. Krishna terus memohon agar di izinkan, tapi Gangaa tidak mau ambil resiko mengingat kondisi kesehatan Krishna. Tapi krishna terus merenggek. Gangaa akhirnya bekata agak keras sedikit, "tidak Krishna, kalau mami bilang tidak boleh, ya tidak boleh!" Mendengar itu, Krishna kesal dan menepis tangan Gangaa lalu pergi dengan sepedanya. Gangaa menatap kepergian Krishna dengan wajah murung campur cemas.

nenek sedang duduk termenung ketika Pulkit menghampirinya. Zoya kebetulan lewat dan menguping pembicaraan mereka. nenek membeirtahu Pulkit kalau Madhvi menelpon dari London, "dia bilang Sagar bersedia pulang.." Pulkit sangat gembira tapi juga cemas, "apa yang akan kita katakan pada papa? bagaimana reaksinya?" Nenek berkata kalau dia yang akan menangani masalah Niru, "tapi aku khawatir, bahwa Sagar tidak akan mau datang kerumah ini karena ini Zoya. DI atidak salah sama sekali.." Pulkit berjanji akan membicarakan itu dengan Sagar dan akan menyewa sebuah kamar hotel untuk mereka. Nenek melarang, "tidak, menantuku akan tinggal di hotel? tidak boleh, mereka akan tinggal di asrama saja.." nenek lalu menyuruh Maharaj meelpon Asrama karena Madvi dan Sagar akan tinggal di sana. Selain itu, nenek juga menyuruh Maharaj mengirim sprei dan semua keperluan madhvi dan Sagar ke asrama itu. Maharj segera peri.

Zoya terlihat sangat cemas. Dia pergi keluar dengan kesal. Sonu si sopir Niru sedang duduk dalam mobilnya. begitu melihat Zoya keluar, dia segera turun danmenghampirinya nya. Dia melihat Zoya sangat kesal dan bertanya, "ada apa Zoya?" Zonu menggenggam tangan zoya, tapi zoya dengan merah menepisnya. DI atidak ingin menarik perhatian orang. Zoya lalu memberitahu Sonu tentang sagar yang akan datang ke Banaras. Zoya takut kalau kedatangan sagar dan madvi akan menarik perhatian Niru, "kalau sampai nenek bersikeras menyuruh mereka tinggal dirumah ini, apa yang akan terjadi padaku?" Sonu menggejek dengan berkata kalau ahli waris lain akan bertambah dalam daftar Niru. Zoya membentaknya. Soni lalu bertanya, "apa ada yang bisa aku bantu?" Zoya mneolak, "tidak. AKu akan melakukannya sendiri..!" Setelah berkata begitu, dia bergega speri. Sonu menatap kepergiannya dan berpikir kalau dia akan membantu Zoya kali ini untuk membuktikan cirinya.

Paginya, Krishna keluar kamar masih mengenakan baju tidur. Dia melihat Gangaa menyiapkan tasnya dan Kashis menyiapkan bekal makanan. Krishna mengingatkan mereka kalau hari ini tidak ada sekolah, karena teman-teman sekelasnya akan pergi jalan-jalan. gangaa berkata kalau dirinya sedang bersipa-siap karena Krishna akan pergi jalan-jalan. Krishna kaget, "benarkan ma?" Gangaa mengangguk. Krishan sangat senang. Dia memeluk Gangaa dan mengucapkan terima kasih. Gangaa lalu membungkukna tubuh untuk mencium dan menerima ciuman dari Krishna. Kashis melihat itu dengan wajah bahagia. Gangaa menyuruh Krishna bersiap.

PREV  1  2