Sinopsis Gangaa episode 398 bag 2 by Meysha Lestari. Begitu Krishna pergi, Kashis mendekati Gangaa dan bertanya mengapa dia mengizinkan Krishna pergi. Gangaa dengan sedih campur cemas, berkata kalau dirinya tak ingin mencuri kebahagiaan masa kecil krishna. Demi keselamatannya, dia sudah memberitahu guru Krishna tentang kondisi kesehatan krishna sebenarnya. Guru Krishna menyakinkan Ganga kalau dia akan menjaga Krishna dengan baik, "ini hanya untuk beberapa jam, semoga tidak terjadi apa-apa.." Kashish tersenyum mengeri.
Sagar dan mahdvi sudah tiba di India. Mereka sedang menunggu jemputan di bandara. Nenek menelpon dan bertanya apakah dia sudah di dalam mobil? Sagar menjawab kalau dia dan madhvi masih di bandara menunggu jemputan. Nenek kaget, "..padahal aku sudah meminta Pulkit untuk menyuruh supir menjemput.." Sagar berkata, "mungkin papa melarangnya.." Nenek terlhat kesal. Sagar berkata kalau mereka akan menggunakan taksi saja, lalu menutup telponnya. Zoya tersenyum penuh kemenangan mendengar itu semua. Nenek mgomel-ngomel mengeluhkan kinerja supir. Zoya bergegas pergi dari meja makan untuk menelpon si supir.
Sonu sedang makan di kedai ketika Zoya menelponnya. Zoya bertanay apakah Pulkit menyuruhnay ke bandara? Sonu mengiyakan, "iya benar, tapi aku tidak pergi. Aku pikir ini akan memberi alasan bagi Sagar untuk membenci papanya.." Zoya senang dan menghargai bantuannya.
Gangaa mengantar krishna hingga di depan bus sekolah. Para oratua juga mengantar anaknya dan memperhatikan tempat duduk mereka. melihat itu, Krishna protes pada Gangaa karena tidak memperhatikan dirinya seperti ibu teman-temannnya. Gangaa sambil tersenyum menjawab kalau dia ingin krishna menjadi anak yang mandiri. Krishna mengerti harapan ibunya dan tidak bertanya lagi. Keduanya saling berpelukan sebelum Krishna menaiki bus.
Sagar sedang berunding dengan sopir taksi. Sagar kesal karena supir taksi meminta harga yang lebih karena bagasinya. Madhvi menyuruh Sagar membayarnya saja. Sagar menyerah dengan keinginan mahdvi. Dia lalu menyuruh supir taksi memasukan bagasinya ke mobil. Sagar berkata kalau Niru bahkan tidak berpikir kalau mereka akan mambawa bagasi, D"dia bahkan tidak berpikir tentang mami, yang kembali ke Banars setelah 7 tahun.." Mahdvi tidak mengomentari keluhan Sagar. Dia masuk kedalam mobil dan menyuruh sagar membeli air minum. sagar menurut. mahdvi mendengar lonceng kuil. Dia menatap kuil itu dan berdoa agar Sagar di beri ketenangan hati dan pikiran.
Sagar berdiri di depan sebuah kedai untuk membeli sesuatu. Gangaa datang dengan mengendarai sepedanya. Sagar membalikkan badan dan pindah ke kedai lain yang menjual buah. Gangaa mendatangi kedai yang baru di tinggalkan Sagar. Dia bicara akrab dengan pemilik kedai dan melihat-lihat berita surat kabar. Sagar memberi beberapa buah apel dan memakan salah satunya. Ketika Sagar membalikan badan, Gangaa juga sedang memunggunginya. Keduanya tidak saling melihat. Setelah selesai degan urusannya, Gangaa melangkah pergi. Sagar pergi ke kedai di sebelahnya an minta 2 botol air minum. Gangaa kaget mendengar suara Sagar dan menghentikan langkahnya. Dia menoleh kearah datangnya suara, tapi tidak melihat Sagar, karena Sagar berdiri di sebelah seorang pria yang tinggi besar. Gangaa merasa heran dan bertanya-tanya, "mengapa suara Sagar bergema di telinganya..?" TIdka menunggu lebih lama, gangaa pun pergi menaiki sepedanya.
Sagar sedang membayar harga botol minuman ketika dai mendengar suara bel sepeda gangaa. Dia tertegun dan segera menileh ke arah sumber suara. Tapi dia tidak melihat apa-apa. karena Gangaanya sudah mengayuh sepedanya dan hilang di balik kerumunan orang. Sagar berpikir kalau bahwa udara di kota ini pun di penuhi dengan kenangannya tentang Gangaa. Dalam hati sagar berjanji kalau dirinya tidak akan menoleh kearah Gangaa lagi.
Sagar hendak kembali ke mobil ketika dia melewati kedai yang di datangi Gangaa dan melihat surat kabar yang memuat berita tentang gangaa berikut fotonya. Sagar mendekat dan memeriksa surat kabar itu. Si penjual yang tadi ngobrol dengan gangaa memberitahu Sagar kalau foto yang sedang di lihatnya adalah ganga Sukla seorang pengacara, "apakah kau mengenalnya?" Sagar menggeleng. Dalam hati dia berkata, "aku memiliki kesalahpahaman karena merasa mengenalnya, tapi yang sebenarnya adalah aku tdiak mengenalnya sama sekali.." Sinopsis Gangaa episode 399 by Meysha Lestari
