Sinopsis Gangaa episode 400 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 400 by Meysha Lestari. Setelah menenangkan Gangaa kalau Krishna akan baik-baiks aja, Kashish pergi. Gangaa masih terlihat panik. Dia coba menenangkan diri dan berkata, "..mungkin benar kata Kashish, segalanya akan baik-baik saja.." Lalu Gangaa kembali duduk untuk melanjutkan pekerjaannya meski kecemasan masih membayangi wajanhnya.

Sementara itu di hutan, Sagar mengejar penembak, tapi kehilangan jejaknya. Sagar menghentikan larinya di sebuah tempat yang agak terbuka. Sagar menatap sekeliling mencari-cari sosok penembak jitu yang mungkin bersembunyi di sekitarnya dengan nafas ngos-ngosan. Sagar memutar tubuhnya dengan sikap waspada dan siaga. Tiba-toba kakinya tersandung. Sagar melihat kebawa, sebuah senapan tergeletak di kakinya. Sagar yakin kalau senapan itu adalah milik si penembak jitu. Dia mengambil senapan itu sambil menatap sekeliling mencari-cari si empunya.

 
Krishna tersesat di hutan. Suasana sangat sunyi. Krishna berteriak memanggil nama teman baiknya, Pallavi. Tak ada shutan, dia lalu melangkah sambil memanggil Gangaa, "mama...mama...!" Di luar hutan, terlihat guru dan pengawas sedang menggiring anak-anak agar kembali ke bus. Krishna terus berteriak sambil berjalan dan menatap sekeliling. Dia tersandung dan jatuh. Krishna menjerit kesakitan. Gangaa tersentak kaget, dia mendapat firasat yang tidak baik. Wajahnayterlihat panik.

Tangan krishna terhempas tanah saat jatuh, lukanya kembali berdarah. Krishna melepas perban yang basah oleh darah sambil menangis tersedu-sedu. Setelah tangisnya reda, dia kembali bangkit dan melanjutkan langkahnya sambil berteriak memanggil Pallavi dan gurunya.

Kashis datang membawakan secangkir minuman untuk Gangaa. Gangaa memberitahu kashish kalau perasaanya tidak tenang. Gangaa lalu mengambil telpon dan menelpon guru Krishna, "saya ibunya Krishna...apakah krishna ada di situ, saya ingin bicara dengannya.." Guru lalu memanggilkan Krishna, tapi tak ada sahutan. Guru terlihat cemas. Dia menanyai Pllavi, "Pallavi, Krishna teman baikmu kan? mana dia?" pallavi memberitahu kalau Krishna tadi menyuruhnya pergi duluan saat di hutan, "mungkin dia tersesat.." Gangaa mendengar perkataan Guru dan Pallavi menjadi cemas, "dia mana Krishna bu? Apa yang terjadi padanya?" Guru memberitahu kalau Krishna tidak ada dalam rombongan, dan dia akan mencarinya. Guru lalu menyuruh anak-anak masuk kedalam mobil. Sementara pengawas berniat mencarinya. Dengan panik, Gangaa menberitahu Kasihs kalau Krishna hilang, tidak ada bersama rombongannya, "aku harus mencarinya, Kashish.." Gangaa lalu bergegas pergi.

Di rumah Chaturvedi,  nenek sangat kesal karena tidak bisa peri ke asrama untuk menemui menantu dan cucu kesayangannya. Dia meluapkan ke kesalan dengan mengomel dan meratapi kesialannya, "Sagar dan madhvi datang dari jauh dan aku sangat tidak beruntung karena tidak bisa bertemu mereka. Semua ini karena supir terkutuk itu!" Nenek mengeluh karena dia bahkan tidak bisa menelpon mereka. Supriya yang sedang menikmati teh di meja makan bersama Pulkit dan Zoya menyahut, "mungkin jaringan di sekitar asrama tidak bagus." Nenek setuju.

Niranjan tiba di bandara. DIa berdiri di luar menunggu supir menjemputnya. Tapi supir tidak juga datang. Dia coba menelpon supir, tapi tidak tersambung. lalu Nirajan menelpon Zoya. Zoya mengangkat telpon dengan wajah gembira. Dia meminta Niru agar cepat pulang karena ada berita gembira. Belum selesai Zoya mengatakan apa beritanya, nenek merebut hpnya dan bicara dengan Niru. Nenek mengalihkan topik pembicaraan dan meminta agar Niru segera pulang. Belum selesai Niru mnejawab, nenek memutus sambungan. Nenek lalu memarahi Zoya karena hendak mengatakan kabar yang sensitif pada Niru, "kau tahu kalau pembicraan tentang Mahdvi dan sagar sangat menyakitinya. Aku peringatkan padakalian semua, sebelum aku bertemu mahdvi dan Sagar, kalaian tak boleh mengatakan kabar ini pada Niru. Mengerti?"

Pulkitdan SUpriya mengangguk. Zoya menurut dan mengatakan kesediaanya untuk merahasiakan itu dengan memanggil nama nenek. Nenek marah, "..aku bukan nenekmu!" Zoya terlihat kesal tapi tak mengatakan apa-apa. lalu dengan suara lembut nenek berkata pada pulkit, "Pulkit, nak. nanti antar aku ke asrama ya.." Pulkit mengangguk. Nenek sedang mengatakan sesuatu ketika hpPulkit berdering, telpon dari Kashis. Pulkit menolak panggilan itui. Nenek bertanya, "siapa itu?" Pulkit menjawab, "pelangan.." nenek melanjutkan katak-katanya ketika Hp Pulkit berunyi lagi. Pulkit merejectnya. Lalu berunyi lagi. Nenek merasa terganggu dan menyuruh Pulkit mengangkatnya. Pulkit beranjak dari meja makan dan meneroma panggilan itu. Kashish mengatakan kcemasananya tentang Gangaa dan Krishna. Tapi pulkit menjawab dengan sesuatu yang tidak ada hubungan dengan itu, lalu menutup hpnya. Kashish cemas, "ada apa dengan Pulkit? Mengapa dia tak mau mendengar aku padahal Krishna dalam bahaya. Dan Gangaa membutuhkan nya.." Kashish terlihat kesal.

PREV   1  2