Sinopsis Gangaa episode 376 bag 2 by Meysha Lestari. Madhvi menyapa Supriya. Melihat suami dan keluarganya, Supriya menangis. Dia duduk dengan di bantu Pulkit dan memeluknya sambil meminta maaf. Pulkit dengan sedih menenangkan istrinya, "tidak apa-...tidak apa.." Mahdvi juga coba menenangkan Supriya. Nenek hanya bisa mengangguk setuju. Melihat kesedihan Supriya, Gangaa tak bisa menahan diri, dia menangis. Dolly menyentuh bahunya dan menyuruhnya duduk. Gangaa menurut. Dia menangis tergugu. Gangaa merasa bersalah karena Supriya dan Pulkit kehilangan bayinya. Dolly coba menenangkannya. Setelah sedikit tenang, Dolly meninggalkan Gangaa.
Gangaa melirik kedalam kamar di mana SUpriya telah kembali berbaring dengan di kelilingi keluarganya. Nenek tidak tahan melihat kondisi SUpriya dan berguman dengan marah, "..aku tidak akan mengampuni gadis itu..." Setelah bergega sbegitu, nenek beranjak pergi. Sagar dan yang lain-lai memanggilnya. Tapi nenek tidak mengubris. Dia keluar menemui Gangaa di ikuti yang lain.
Kata nenek, "hai gadis!.." Mahvi coba menahan nenek. Tapi nenek sudah berdiri di hadapan Gangaa sambil melotot. Sagar dan Madhvi terlihat tegang. Gangaa menatap nenek dan yang lain-lain dengan wajah bingung. Nenek bertanya, "Supriya pergi ke tempatmu. Bagaimana itu bisa terjadi?" Gangaa dengan terbata-bata menjawab, "aku tidak tahu... kaupikir kak Supriya telah memberitahu nenek.." Nenek tidak percaya dengan perkataan Gangaa dan menyuruhnya diam. Prabha menghasut dengan berkata, "pasti Gangaa telah menghasut dia agar datang menemuinya. Supriya peri untuk memperbaiki hubungan yang rusak tapi malah harus menderita. Nenek, ini kesengajaan bukan kecelakaan..." Gangaa kaget dan menyangkal, "kesengajaan? Apa yang kau katakan Prabha mami? apa maksudmu?"
Semua orang berkumpul mendengarkan pertengkaran itu. Prabha kembali berkata, "maksudku adalah sSupriya sangat bahagia. Siapa yang tak ingin melihat Supriya senang?" Gangaa tak mengeri dan menatap sekeliling. Prabha menunjuk, "kau! Kau tidak senang karena SUpriya akan mempunyai anak yang akan menajdi pewaris keluarga Chaturvedi. Kau tidak suka. karena itu kau membunuhnyaa. Agar anak mu yang akan menajdi pewaris Chaturvedi..iyakan?" Sagar dan Gangaa terpana tak percaya. begitu juga yang lain-lain. Sagar menegur Prabha karena menuduh Gangaa seperti itu. Gangaa juga menegur Prabha karena berani membayangkan hal seperti itu. Mahdvi menegur Gangaa karena bicara begitu pada Prabha. Nenek juga menegur Gangaa.
Gangaa ocba menjelaskan kalau apa yang di katakan Prabha tidak benar. Dia tidak melakukan apa yang di tuduhkan Prabha. Dia juga sangat mengharapkan ulkit dan SUpriya punya anak. Menurutnya tidak akan ada yang percaya kalau dia bisa melakukan itu. Tapi nenek menyala, "aku percaya! Jika kau bisa mengkhianati Sagar maka kau bisa melakukan apapun juga..." Nenek terus mengina Gangaa yang membuat Gangaa tak berdaya. Sagar coba membela Gangaa, tapi nenek malah memarahinya. Nenek percaya apa yang di katakan Prabha. Gangaa coba membela diri. tapi nenek tidak mau percaya. Dia mengusir Gangaa. Gangaa mengusap airmatanya. Melihat itu Sagar kembali maju untuk menenangkan nenek dan membela gangaa. Sagar berkata kalau dirinya tdiak percaya gangaa bisa melakukan hal seperti itu.
Tapi Gangaa tidak menerima pembelaan Sagar. Dia meminta Sagar agar tidak membelanya karena menurut Gangaa sagar selalu bersikap hipokrit dan Gangaa merasa tidak sendirian jadi tidak perlu membelanya. Sagar terpaku. Nenek tidak terima cucu kesayangannya di marahi Gangaa, begitu juga Madhvi. mahdvi memarahi Sagar karena membela Gangaa kalau dia sangat membencinya. Nenek mengatakan kalau Gangaa sudah terbakar dalam api dendam, di butakan oleh motif pribadi sehingga tidak bisa membedakan mana yang benar dan salah. Prabah senang melihat Gangaa dan madhvi serta nenek bertengkar. Mahdvi berkata kalau dirinay mulai percaya bahwa apa yang di katakan Prabah benar. Dia lalu mengusir Gangaa. Gangaa tertegun. Prabah tersenyum. Gangaa menyahut, "baiklah, nyonya, aku akan pergi..." Setelah menatap Sagar dan nenek bergantian, Gangaa melangkah pergi.
Tapi belum jauh melangkah terdengar suara Rudra menahannya, "tunggu Gangaa...!" Semua menoleh kearaha Rudra. Gangaa juga menoleh, "kak Rudra..." Rudra melangkah mendekat, "kembali lah kesini.. satumenit saja.." Ganga berbalik. Madhvi menanyai Rudra, "ada apa Rud?" Rudra membeirtahu mereka semua kalau anak SUpriya tidak mati karena Gangaa, tapi oleh orang lain. Semua terkejut... Prabah terlihat tegang.. SInopsis Gangaa episode 377 by Meysha Lestari
