Sinopsis Gangaa episode 384 by Meysha Lestari.

Sinopsis Gangaa episode 384 by Meysha Lestari. Sagar masuk ke kaamar Supriya dan melihat mainan bayi. DI amengambil mainan itu dan teringat kata-kata dolktetentang Gangaa danbayinya. Supriya melihat Sagar termenung di kamarnya dan menegurnya. Supriya melihat mainan dan benang untuk membuat baju bayi, hatinya kembali sedih. Supriya mengambil barang-barang itu dan menyimpannya dalam lemari. Sagar denagn perihatin menegur Supriya, "kakak ipar aku tahu bagaiamana rasanya kehilangan ...tapi pelan-pelan kau akan melupakan.." Supriya mengangguk, "ya..sagar..pelan-pelan.." Sagar melihat kesedihan Supriya yang begitu besar karena kehilangan bayinya. Sementara gangaa, begitu sembrono dan tidak memperhatikan dirinya sendiri dengan baik. Denga gusar Sagar pergi di ikuti tatapan Supriya.

Rahat terlihat gusar. Dia meminta Gangaa agar tidak memberitahu siapapun tentang samir. Zoya muncul sambil membawa koper. Rahat dan Gangaa mengejarnya, "ada apa Zoya? Apa yang kau lakukan?" Tapi Zoya tidak menjawab. Dia membuka kopernya dan mengeluarkan semua isinya. Zoya mencari surat penting yang di minta oleh polisi. Zoya tidak menemukan surat itu dan terlihat sangat panik. Gangaa berkata kalau dia akan membantu Zoya mendapatkan surat itu dan mengajaknya ke kantor polisi.

 
Sagar sudah berpakaian lengkap dan akan pergi ketika Supriya menghentikannya, "Sagar, kau mau kemana?" Sagar menjawab, "aku akanke kantor polisi untuk mendampingi kak Rudra membuat pernyataan." Supriya meminta Sagar menungu. Supriya pergi kedapur dan menyiapkan makanan di termos lalu menyerahkannya pada Sagar. Sagar bertanya, "ini untuk kak Rudra?" Supriya menggeleng, "bukan. Ini untuk Gangaa.." Sagar bertanya, "kenapa Gangaa, kak.. kau kan tahu..." Supriya bertanya tentang kata-kata dokter bahwa wanita hamil butuh makanan sehat? Sagar teringat kata-kata Gangaa. Sagar menolaknya. Supriya memohon. Akhirnya Sagar dengan enggan menuruti permintaan Supriya. Maharaj ji bertanya mengapa Supriya menyuruh Sagar menemui Gangaa. Supriya menjawab kalau dia ingin mereka bersama karena setelah apa yang terjadi dai tahu kalau dalam hati Sagar hanya ada Gangaa. maharaj ji tersenyum senang.

Di rumah,  Rahat mondar mandir gelisah. Sementara Gangaa sedang menelpon para pengacara untuk membela kasus Zoya, tapi tak seorangpun mau menjadi pengacaranya. Mereka semua tahu kalau Zoya anak Rahat dan terus menolak. Tapi jawaban dari seberang sana tidak menyenangkan, bahkan telpon Gangaa di tutup begitu saja. Gangaa terlihat kecewa.

Rahat menemani Zoya membuat laporan dikantor polisi. Rudra datang, Zoya ketakutan melihatnya. Polisi menenangkan Zoya bahwa tidk akan terjadi apa-apa. Dia menyuruh kedua belah pihak menandatangani pernyataan masing-masing. Zoya menurut. Dia dan Rudra duduk di kursi bersebelahan. Zoya berkata kalau dirinay ingin menandatanginya lebih dulu.

Rudra menanyai Zoya atas apa yang dia lakukan, "kau tahu bukan aku pelakunya, mengap akau menuduhku seperi ini?" Gangaa datang dan minta agar Rudra tidak mengintimidasi Zoya, karena sebagai pengacara dia tidak terima..." Sagar menyahut kalau dirinya juga adalah pengacara Rudra dan tidak ingin Gangaa menyebut Rudra sebagai terdakwa apalagi mengatainay sebagai pembunuh dan pemerkosa. karena itu belim terbukti secara hukum. Gangaa berkata kalau dirinya akan segera membuktikan semua tuduhan itu. Sagar dan Gangaa saling pandang. Suasana sangat tegang. Rudra prihatin melihat perseteruan mereka. lalu polisi menyuruh Zoya dan Rudra menandatanganipernyataan. Rudar dan Zoya saling pandang. Setelah selesai polisi menyuruh RUdra membawa Rudra kembali ke penjara. Rahat danZoya masih mengurus surat-surat sementara Gangaa keluar untuk mencari udara segar.

Sagar menghampirinya dan menyerahkan titipan Supriya. Gangaa heran, "mengapa kakak ipar mengirim ini?" Sagar menajwab, "entahlah. Dia melakukan it untuk kehamilanmu..seperi yangd ikatakan dokter." Gangaa bertanya, "apakah kau yang mengatakan padanya?" Sagar menggeleng, "tidak.." Gangaa mengatakan kalu Sagar hanya pura-pura perhatian dengan dirinya dan bayinya dan dia tdiak membutuhkan itu. Tidak mau memperpanjang urusan, Sagar segera meletakkan bungkusan itu di kursi dan bergegas pergi. Gangaa duduk di kursi dengan wajah kesal. Rahat keluar dan melihat Sagar sednag bicar dengan sesama pengacara. Rahat terlihat cemas. Gangaa menanyainya, "Rahat Ma..Zoya mana?" Rahat menjawab kalau Zoya sedang menelpon. Gangaa melihat ketegangan di wajah Zoya dan bertaanya, "ada apa rahat ma?" Rhat ma merasa prihatin karena seorang adik harus melawan seorang kakak dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan. Gangaa menatap Sagar dan mengerti apa yang diresahkan Rahat ma. Gangaa berpikir kalau ini tidak benar. Di aingin mengatakan yang sebenarnya pad asagar kalau Zoya adalah kakaknya. Gangaa bangkit hendak menemui Sagar, tapi Rahat manahannya, "jangan Gangaa.." Rahat minta agar Gangaa memahami situasi yang di hadapainya. Kalau sampai orang tahu bahwa Zoya bukan anak dokterSamir tapi anak Niranjan, dia tdiak membayangkan apa yang akan terjadi. Tapi Gangaa berkeras, karena ini tidak adil bagi Sagar. Gangaa bergega speri menemui Sagar tak perduli walau rahat memanggilnya.

Gangaa mendekati Sagar dan berkat akalau ingin bicara dengannya. Sagar bilang dirinya sedang ada urusan penting. Lawan bicara Sagar mengerti dan pamit pergi. Sagar meminta Gangaa mengatakannya. Gangaa menyuruh Sagar melepaskan kasus ini dan menyuruh pengacara lain yang menanganinya. Sagar tidak mau. Gangaa kelepasan kata kalau Zoya adalah... untung Gangaa keburu menghentikan kata-katanya. Sagar jadi gusar, "apa gangaa? Siapa gadis itu? Dia yang telah memasukkan kak Rudra dalam penjara..." Gangaa tidak tahu harus bagaimana lagi. Dia memohon pada Sagar agar melepaskan kasus itu. Sagar menatap Gangaa dengan kaget, karena Gangaa bukanlah tipe orang yang mau memohon padaorang lain. Untuk sesaat, Sagar terlihat bimbang. Tapi kemudian dia berhasil menguasai diri dan menolak permohonan Gangaa. Karena baginya membela Rudra adalah penting, sebab dia adalah keluarga, teman keluarga yang telah banyak membantu keluarganya. Sagar tetap pada keputusannya dan peri meninggalkan Gangaa. Gangaa menatap kepergian Sagar denga ntatapan sedih dan prihatin.. Sinopsis gangaa episode 385 by Meysha Lestari.