Sinopsis Gangaa episode 385 by Meysha Lestari.

Sinopsis Gangaa episode 385 by Meysha Lestari. Gangaa bersama Zoya dan Rahat sibuk mempersiapkan kasus Zoya. Rahat ingat kalau mereka semua belum makan dan paamit hendak menyiapkan makanan dulu. Rahat pegi ke meja dan melihat termos makanan kiriman Supriya masih berisi. rahat bertanya, "Gangaa, kau masih belum memakannya?" Gangaa tidak menjawab. Rahat lalu mempersiapkan makanan danmengeluarkan makanan kiriman Supriya.

Gangaa lalu menelpon Supriya. Keduanya saling bertanya kabar. Gangaa berterima kasih pada Supriya atas kirimannya. Supriya melarang Gangaa mengatakan itu, karena it sudah kewajibannya sebagai kakak untuk memperhatikan dia yang sedng hamil. Dalam kesempatan itu Supriya memberitahu Gangaa kalau pada dasarnay Sagar sangat mengkhawatirkan dirinya, "meski dia bilang membencimu, tapi sebenarnya dalam hatinya hanya ada dirimu saja..." Gangaa sedih mendengar kata-kata Supriya dan menutup telponnya. gangaa mengusap airmatanya. rahat melihat itu danbertanay dengan heran, "ada apa Gangaa?" Gangaa menggeleng, "tidak ada apa-apa.." rahat menyuruh Gangaa duduk dan makan. Dia juga memanggil Zoya. Gangaa dengan sedih teringat percapakannya dengan Sagar, bagaimana Sagar menolak melepaskan kasus Rudra. Gangaa sangat prihatin, karena adantara dirinya dan sagar kini tidak ada lagi rasa saling percaya, padahal dulu mereka bisa saling memahami tanpa perlu mengatakan apa-apa.

Di rumahnya, Sangar juga teringat akan Gangaa. Masa kecil mereka dan permohonan Gangaa yang amat sangat agar dirinya menarik diri darikasus Zoya. nenek datang dan menyapa Sagar, "lala, ada masalah apa?" Sagar menajwab, "tidak ada apa-apa, nek.." Nenek duduk di samping Sagar dan memintanya mengatakan apa yang di pikirkannya. Sagar bertanya, "nenek apa artinya kalau orang yang kita kenal sangat lama tiba-tiba bersikap aneh.." Nenek menjawab, "itu bisa saja karena ada alasan besar..atau pengkhianatan.." Sagar terhenyak. Nenek bertanya, 'siapa yang kau bicarakan?" Sagar tida menjawab. Dia membaringkan diri di pangkuan nenek smbil mengeluhkan perasaanya. nenek menyuruh Sagar berpikir langsung dar hati dengan cara itu dia akanmendapat jawabannya.

Esok paginya, Gangaa datang ke pengadilan bersama Zoya dan Tahat. Pulkit yang sudah ada di pengadilan menatap nya dengan wajah tegang. Gangaa balas menatapnya. Rudra datang. Zoya terlihat kesal. Rahat menatap sekeliling dan tidak melihat Sagar, "gangaa, Sagar kemana?" Gangaa juga heran dan bertanya-tanya apakah Sagar mengundurkan diri setelah mendengar perkataanya. Tapi lalu Sagar datang dan Gangaa kecewa.

Sdiang pun di mulai. Sagar dan gangaa duduk berhadapan. Hakim meminta masing-masing pengacara memperkenalkan dirinya. Gangaa berdiri dan memberitahu hakimkalau dirinya adalah Ganga sukla yang akan menjadi penuntut dan meminta izinnya. Hakim mengizinkan. Halim menanyakan wakil terdakwa. Sagar dan gangaa saling pandang. Sagar teringat perkataan gangaa. Seorang pengacara teman Gangaa berdiri, "saya R.P Joshi, akan mewakili terdakwa yang mulia.." Gangaa kaget dan tertegun menatap sagar. sagar balas menatapnya dan berpikir, "aku melakukan ini untukmu, meski kau berkali-kali mengkhianatiku.." Pulkit dan Rudra terlihat heran. Dan Rahat lega karena Zoya tidak melawan adiknya sendiri. Sagar dan Joshi tukar tempat duduk.

hakim memberitahu semua orang karena situasi yang sangat darurat dia terpaksa mundur dari kasus Zoya dan digantikan oleh hakim Niranjan Cahturvedi. Semua orang kaget. Niru muncul. Sagar danRudra senang melihatnya. Sementara Gangaa dan Rahat sangat tegang. Hakim turun dan menyalami Niru. Niru mengucapkan terima kasih. Begitu hakim lama pergi, Niru duduk di kursinya.

Madhvi membantu Ragini mengepang rambutnya. ragini bertanya pada Madhvi kapanRudra pulang. Madhvi mengatakan kalau dia akan pulang secepatnya karena Sagars edang menjemputnya. Ragini sangat senang. madhvitersenyum melihatnya. Nenek datang menemui madhvi dan memberikan bubuk sindoor dari nenek Shanta. madhvi menerimanya dan berniat memakainya. Dia membuka tutup kotak dan mengambil sejumput tepng sindoor ketika nenek menanyakan Niru. Madhvi memberitahu nenek kalau Niru peri ke pengadilan sebagai hakim di kasus Rudra. Nenek berteriak. Madhvi kaget dan kotak Sindoornya jatuh ke lantai. nenekd an Madhvi sama-sama tegang menatap sindoor yang berserakan. Nenek sangat cemas, "mengapa ini terjadi?" Madhvi merasa heran dan bertanya, "ada apa?" dan memaksa nenek menjawab perntanyaanya. Nenek tidak mau dan bergegas pergi. Di luar nenek menangis, karena kini masalah semakin rumit. Niru sedang menjadi hakim untuk kasus anaknya sendiri tanpa dia ketahui.

Persidangan di mulai. Zoya berdiri di kotak saksi menjelaskan siapa dirinya, "namaku Zoya Akhtar Mirza...Rahat adalah ibunya dan Dokter Samir adalah ayahnya.." Niru menatap Zoya sekilas. Rahat menatap Niru dengan tegang. Zoya menceritakan apa yang di alaminya. Gangaa menanyai Zoya apakah Rudra adalah orang yang telah membunuh suaminya dan yang telah melecehkannya? Zoya menatap RUdra dan menjawab, "ya!" Rudra berteriak, "Bohong!.." Rudra mengatakan kalau apa yang di katakan Zoya adalah bohong, tuduhannya palsu. Gangaa menanyai Rudra mengapa dia menuduh zoya berohong.. tak mungkin Zoya salah mengenali pelakunya. Sagar berdiri dan melarang Gangaa menuduh Rudra. Terjadi perdebatan dan Niru menegur keduanya agar bersikap profesional dan tidak terbawa perasaan. Gangaa dan Sagar menurut. Niru memberi isyarat pad Zoya agar kembali ke tempat duduknya.

Lalu pembela memanggil Sagar untuk bersaksi. Sagar naik ke kotak kesaksian dan menjawab pertanyan pembela bahwa pada saat kejadian Rudra ada bersamanya. Gangaa tidak terima dan menuduh Sagar berbohong. Keduanya bertengkar lagi. Niru kembali menegur keduanya dan memperingatkan bahwa apa yang sagardan Gangaa lakukan adalah salah satu penghinaan pada pengadilan. Dan memperingatkan Gangaa agar tidak mengatakan apa-apa sebelum gulirannya. Gangaa menurut dan kembali duduk.  hakimlalu menyuruh Gangaa menanyai Sagar. Tapi Gangaa berkata kalau dirinya tidak punya pertanyaan karena dia tahu Sagar telah berkata bohong. Sagar terlihat putus asa oleh kekeras kepalaan Gangaa. Dia dan Bitu saling pandang. Niru menyuruh Sagar kembali ke tempat duduknya.

Berikutnya, pembela rudra menyajikan bukti medikal report yang mencengangkan.  Berdasarkan laporan itu, pembela mengatakan kalau Zoya telah berbohong. Zoya tidak di perkosa dan bukti sample yang di ambil dari alat pembunuh tidak cocok dengan sample Rudra. Zoya berteriak histeris, "bohong..itu semua sampah!" Zoya berkata kalau laporan itu palsu. Rudra tegang melihat kelakuan Zoya. Sementara Gangaa dan yang lainnya sangat kaget.. Sinopsis Gangaa episode 386 by Meysha Lestari