Sinopsis Gangaa episode 386 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 386 by Meysha Lestari. Pembela mengatakan kalau apapun yang di tuduhkan Zoya pada Rudra tidak terbukti. Dia tidak di di perkosa dan pembunuh suaminay bukanlah Rudra. Pembela memohon agar Rudra di bebaskan. Gangaa menolak. Dia memohon paa Niru agar membuat pertimbangan lain karena kadang laporan medis tidak bisa dipercaya seoenuhnya. Dia memohon pada Niru agar memberi keadilan untuk Zoya. Dan Niru punya pendapatnya sendiri.

Setelah mendengarkan dan melihat bukti-bukti, Niru berkata, bahwa sebagai pria dia beempati pada wanita dan berdiri membela mereka jika mereka terindas. Tapi jika mereka beruat kesalahan, maka dia tidak akan membiarkan mereka mengambil keuntungan dari hukum. Karena itu Niru memutuskan membebaskan Rudra dari segala tuduhan dan menghukum Zoya karena telah menyesatkan pengadilan dengan denda 25 rb rupee dan gugatan pencemaran nama baik terhadap Rudra. Setelah membacakan keputusannya, Nitu meninggalkan ruang sidang. Sagar dan Rudra terlihat lega.

 
Zoya menangis. Rahat memeluk Zoya. Gangaa shock dan tehenyak ditempat duduknya. Sagr melihat itu dan menjadi cemas. Dia menghampiri Gangaa, "Gangaa...gangaa..." Tapi Gangaa menepis Sagar dan menatapnya dengan tajam. Sagar tertegun di tatap begitu. Rudra menghampiri Gangaa dan mengajaknya keluar. Pulkit menatap Ganga dengan prihatin dan peri meninggalkannya.

Gangaa, rahat dan Zoya keluar dari ruang sidang. Orang-orang melihat mereka dan mulai bergunjinhg. Mereka bekata kalau anak Rahat ma telah menuduh orang yang tida bersalah. Rahat dan Ganga mendengar pembicaraan mereka dan tidak berkata apa-apa. Gangaa menyuruh mereka menunggu, sementara dia akan pergi untuk mencegat kendaraan. Gangaa berdiri di pinggir jalan, Sagar mendekatinya. Gangaa hendak peri tapi Sagar menahannya. Sagar minta maaf atas apa yang terjadi di pengadilan, dia meminta Gangaa bersikap profesional. Dalm persidangan di butuhkan bukti-bukti yang mendukung. Gangaa menuduh sagartelah membeli bukti-bukti itu. Sagar tidak percaya dengan tuduhan gangaa. Dia coba menjelaskan, tapi Gangaa tidak mau mendengar. Sagar emosi, dia menceramahi Gangaa cara menangani kasus Zoya. Bahwa zoya telah berbohong dan menipunya. Dia berharap suatu saat, Gangaa akan menyadarinya.

Nenek mondar-mandir dengan cemas. Madhvi mengamatinya dan mananyainya. Tapi nenek tetap tidk maumengatakan apa-apa. Dnegan kecewa madhvi bernajak masuk. tapi Supriya menahannya dan mengajaknya ke pasar. Madhvi setuju. Ragini turun dan menanyakan Rudra dan Sagar, "kapan mereka datang?" Sagar menyahut, "kak Rudra di sini Ragini.." Rudra masuk. Ragini berlari memeluknya sambil menangis gembira. Semua terharu melihatnya. Ragini berkata kalau dia merindukan Rudra. RUdha balas bilang kalau di juga merindukannya. Nenek bertanya tentang perjalanan kasusnya. Sagar mengatakan kalau kasusnya di hentkan dan Rudra di bebaskan. Nenek menatap Niru dan bertanya, "Niru, ayo ikut aku!" Nenek menggandeng Biru agar ikut dengannya. Madhvi hendak mengikutinya, tapi Supriya mengajaknya pegi ke pasar. Dia lalu peri ke pasar bersama Supriya. Rudra mengucapkan terimakasih pada Sagar dan Pulkit. Sagar juga minta maaf dan menyesalkan ata sapa yang telah di alami Rudra karena kekeraskepalaan Gangaa.

Rahat menangis dan Ganga termenung. Dia teringat kata-kata sagar di pingir jalan tentang Zoya yang berbohong padanya. Rahat juga teringat bagaimana Niru menghentikan kasus itu dan menghukum denda Zoya karena berbohong. tiba-tiba mereka di kejutkan oleh suara berisik. rahat dan gangaa segera berlari ke kamar Zoya dan menemukan dia sedang tergantung dengan kaki masih bergerak-gerak. Rahat dan Gangaa kaget...

Nenek mengajak Niru ke kamarnya dan bertanya tentang jalannya pengdilan, apakah rahat mempengaruinya?

Gangaa mengabil kursi dan meletakkannya di kaki Zoya. Sementara Rahat menahan kakainya. Gangaa melepaskan selendang di leher Zoya dan berdua denan Rahat dai membawa Zoya turun. Zoya histeris. Di abilang tidak ingin hidup lagi. Zoya melihat pisau dan mengambilnya. gangaa dan Rahat coba menghentikannya. tapi Zoya sudah berniat menakhiri hidupnya. Rahat tak punya pilihan lain selain menampar Zoya dnegan keras hingga dia tersadar dan menangis. Rahat dan Ganga coba menenangkan Zoya.

Niru membeirtahu nenek kalau keberadaan rahat tidak lagi bisa mempengaruhi dirinya Apalagi apa yang telah di lakukan anak rahat tidak benar. Dia telah berohong. Niru senang bisa memberi pelajaran pada Rhata dan Zoya. Nenek mengelus Niru. Tiba-tiba terdengar teriakan Rahat memanggil Niru dan Nenek. Niru dan nenek bergegas keluar dari kamar. Mereka kaget melihat Rahat dan gangaa. Nenek menghampiri Rahat dan bertanya, "apa yang kau lakukan di sini?" Nenek berniat mengusir Rahat. Dia memanggil Maharaji. Pulkit keluar dan menatap heran pada rahat dan Gangaa. Maharaj ji datang dan kaget melihat Rahat, "Rahat Ji..." Nenek hendak mengatakan sesuatu, tapi rahat menyuruhnya diam.

Niru membentak Rahat, "apa yang kau lakukan di sini?" Sagar turun danmenatap Rahat dengan heran juga. Rahat menatap Niru dan menyodorkan kotak manisan padanya, dan berkata kalau hari ini di rumah ini ada;ah hari spesial di mana seorang ayah telah menghukum puterinya dan seorang adik telah mempermalukan kakaknya.. " Semua orang kaget. Nenek sangat cemas takut kebohongan yang dia sembunyikan selama ini terbongkar.. Sinopsis Gangaa episode 387 by Meysha Lestari