Sinopsis Gangaa episode 390 bag 2 by Meysha Lestari. Begitu video itu berakhir, Rahat menatap Zoya dengan rasa tak percaya campur marah dan kecewa. Dia menghampiri Zoya dan menamparnya berkali-kali. Rahat bertanya mengapa Zoya tidak merasa malu saat melakukan semua perbuatan itu, "apakah kau membunuh suamimu sendiri?" Zoya menatap ibunya dengan ketakutan.
Niru dan yang lain-lain melihat Rudra berdiri di atap dekat pagar. Mereka segera berlari menaiki gedung. Sagar yang paling depan. lalu Ganga dan Niru. Serta rombongan polisi.
Di atas atap, Rahat memarahi anaknya sambil menangis, "bagaimana aku harus menghadapai semua orang sekarang? Merek semua akan menghinaku karea tidak mampu membesarkan puteriku dengan baik..." Rahat berkata kalau dia akan memperbaiki kesalahan Zoya dengan menyerahkan anaknya itu ke pihak yang berwajib untuk di adili atas perbuatannya. Dia akan memastikan Zoya di hukum karen asekarang dia punya bukti kalau Rudra tida bersalah. Mendengar kata-kata ibunya, Zoya oanik. Dia berusaha mmerebut handycam dari tangan Rahat. Rahat mempertahankannya. Keduanya saling tarik an saling dorong. Rudra hanya menatap saja tak tahu harus berbuat apa.
Zoya berusaha merampat kamera dan Rahat berusaha mempertahankannya. Rahat sampai mundur kebelakang untuk menghindari renggutan Zoya di kamera. Satu ketika, Rahats sudah berada di dekat pagar atap yang rendah ketika Zoya berhasil merenggut kamera dari tangan rahat sekaligus mendorongnya kebelakang. Rahat hilang keseimbangan dan jatuh dari atap. Sagar yang baru tiba di atap menyaksikan kejadian itu. Dia melihat kontak fisik terakhir antara rahat dan Zoya sementara RUdra berada jauh dari keduanya.
Teriakan Rahat membuat semua orang kaget. Niru dan Gangaa melihat rahat jatuh, dan kembali lari kebawah untuk menolongnya. Kondisi rahat sangat mengenaskan. Diaterluka sangat parah. Ada darah di mana-mana. Niru memangku kepala Rahat, sambil memanggil-manggil namanya. Rahat terlihat ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak bisa. Dia hanya menunjuk-nunjuk keatas. Gangaa berpikir, Rahat ingin Zoya. Gangaa lalu berlari naik ke atap untuk menjemput zoya.
Diatap, polisi tiba dan segera menodongkan senjatanya kepada Rudra. Sagar meminta polisi menangkap Zoya, bukan Rudra, "zoya yang telah mendorong ibunya hingga jatuh.." ZOya menyangkal, dia menuduh Rudra yang melakukannya. Sagar coba menyakinkan polisi kalau Zoya adalah penjahatnya. Ganaa muncul dan membela Zoya. Dia bahkan Sagar karena telah berbohong dan menuduh Zoya yang tidak-tidak.
Sagar sangat putus asa atas kekeras kepalaan gangaa. Dia menjelaskan situasi sebenarnya pada Ganga bahwa Zoya berusaha merebut kamera dari Rahat dan tanpa sengaja mendorongnya. Zoya tersentak mendengar kata kamera. Dia cepat-cepat menyembunyikan kamera dari tatapan semua orang. Zoya di untungkan karena tak seorangpun memperhatikan apa yang dia lakukan. Gangaa masih berkeras menyruh polisi menangkap Rudra, karena dia polisinya. Polisi menurut. Ganga lalu mengajak Rahat turun kebawah.
Di bawah, sambil memangku Rahat, Niru berkata kalau dia tahu semua kebenarannya. Bahwa dia telah membaca surat rahat, "dulu aku tidak percaya padamu. Tapi sekatang aku tahu kebenarannya. Zoya adalah anakku...aku akan membawanya kerumah bersama ibu dan Madhvi..." Zoya yang datang bersama Gangaa mendengar kata-kata Niru dan kaget, "kau ayahku?" Niru mengangguk. Zoya jongkok di depan rahat dan meletakkan handycam di rumput. Rahat berusaha untuk bicara tapi tak bisa. Niru menggengam tanganya dan berjanji akan mengurus Zoya. Ganga menangis melihat kondisi Rahat.
Polisi menangkap Rurda dan membawanya ke dalam mobil polisi. Sagar masih berusaha menyakinkan polisi kalau Rudra bukan pelakunya tapi Zoya. Polisi tak mau mendengar kesaksian sagar dan tetap menganggap kalau RUdra pelakunya. Saat akan pergi, Rudra berpesan pada sagar agar menemukan kamera itu, karena hanya rekaman itu yang bisa membuktikan kalau dirinya tidak bersalah. Sagar tertegun, "kamera....!?" Sinopsis Gangaa episode 391 by meysha Lestari
