Sinopsis Gangaa episode 390 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 390 by Meysha Lestari. Sepeninggal Niru, Madhvi bergegas pergi ke kamarnya. Dia mengeluarkan isi lemari seperti mencari sesuatu. Supriya yang terus memanggil dan menanyakan apa yang di lakukan Madhvi. Madhvi tidak menjawab. DIa bergegas pergi ke kamar kerja Niru. Semua tempat di obrak-obriknya, semua marang di keluarkannya. Dan akhirnya di lemari terakhir, saat dia mengeluarkan map-map beesar berisi file, sebuah buku terbungkus kain terlontar keluar. Mahdvi menatap buku itu denga tegang. Lalu dia berjongkok dan mengambilnya. Di bukanya halaman buku itu, ada stangkai mawar merah yang sudah keringterselip di sana, lalu sebuah tiket cinema. Madhvi membaca tulisan yang tergores di sana. Buku itu adalah buku Diary Niranjan.

Madhvi membaca kalimat di salah satu halaman buku itu di mana Niranjan mengekspresikan perasaannya pada seorang wanita, "terima kasih telah datang dalam hidupku. Hidupku berubah sejak kehadiranmu...." Madhvi membuka lembaran yang lain di mana Niru mengatakan kalau dia larut dalam wajah gadis itu saat mereke menonton film dan berada begitu dekat.." Madvi tak kuasa untuk meneruskan dan menangis tersedu-sedu. Supriya yang cemas, berjongkok dengan prihati, "ma..." Mahdvi berkata, "semua ini ada di depan mataku tapi aku tidak bisa melihatnya. AKu tak pernah menanyainya tentang masa lalunya dan di khianati dengan begini buruk..."

 
Supriya coba  menenangkan Mahdvi tapi madhvi belum mampu menguasai perasaannya, "kepercayaanku, keluargaku, semuanya telah berakhir.. tolong tinggalkan aku sebentar.." Supriya menurut. Dia berdiri dan meninggalkan Madhvi. Setelah Supriya pergi, Sambil menangis, Madhvi kembali membaca tulisan di buku Diary Niru. Dalam buku itu tertulis bahwa Niru membawa semua kenangan tentang kebersamaan mereka bersamanya ke London..

Zoya binggung. DI depannya ada polisi, Rahat, Gangaa dan lain-lain. Tapi dia tidak bisa kesana. Karena dia memegang kamera yang berisi pengakuan kalau dirinya yang membunuh Akhtar. Sementara di belakangnya, muncul RUdra yang memintanya untuk berhenti dan berlari kearahnya. Zoya menemukan jalan lain untuk melarikan diri. Dia berlari kearah itu. Rudra terus mengejarnya dan menyuruhnya berhenti. Rahat pun ikut  mengejar dengan cema. Gangaa dan Niru awalnya hanya menatap dengan binggung apa yang terjadi. tapi ketika kemudian muncul Sagar yang berlari mengejar Rudra dan Zoya, ganga dan Niru ijut-ikutan mengejar mereka. Polisi juga ikut mengejar Rudra. Kejar-kejaran itu berlangsung cukup lama. Polisi bahkan sempat mengeluarkan tembakan untuk memaksa Rudra berhenti mengejar Zoya.

Zoya naik keatas gedung. Rudra mengikutinya. DI belakang RUDra ada rahat. Begitu sampai di atas gedung, Zoya bersembunyi di belakang dinding dan coba embuka handycam. tapi kesulitan. RUdra datang dan menemukan Zoya. Ridra meminta Zoya menyerahkan kamera itu. Zoya tak mau menyerahkannya. Rudra membentaknya. Zoya kaget dan terpaksa menyerahkan handycam itu sambil memohon agar Rudra menghapus oengakuannya. Begitu kamera ada ditangan Rudra, muncul Rahat yang merebut kamera dari tangan Rudra dan memarahinya, "mengap kau mengejar anakku? .." RUdra menyuruh Rahat melihat rekaman di kamera itu untuk mengetahui siapa Zoya sebenarnya. Zoya cemas. Dia pura-pura ketakutan dan memeluk Rahat minta perlindungan. Rahat menenangkan Zoya, bahwa selama ada dirinya tidak akan terjadi apa-apa pada Zoya.

Zoya memeluk ibunya sambil mengincar handycam di tangan Rahat. Tapi RUdra lebih dulu merebutnya. Zoya panik. Dia coba merebut kembali handycam it dari tanga Rudra. Rudra mendorong Zoya hingga terjatuh. Rahat menolong Zoya. Kesempatan itu di gunakan RUDra untuk mengidupkan kamera dan menunjukan rekaman video pengakuan Zoya pada Rahat. Rahat kaget. Dia mengambil kamera dari tangan Rudra dan menyaksikan rekaman itu dengan wajah kaget tak percaya. Zoya terbelalak panik. Dalam rekaman itu Zoya mengaku kalau dirinya telah menuduh Rudra dengan tuduhan palsu atas pembunuhan aktar dan bahwa pembunuh aktar adalah dirinay sendiri.

Gangaa berhasil menghentikan Sagar. Sagar memberitahu dia tentang Zoya, Tapi Gangaa tek percaya. keduanya saling berdebat kusir tentang mana yang benar dan mana yang salah. Tentang siapa yang bohong dan siapa yang berkata sebenarnya. Betapapun, Sagar coba menjelaskan, Gangaa tetap tak bsi menerima.

PREV  1   2