Sinopsis Gangaa episode 393 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 393 by Meysha Lestari. Gangaa yang kesakitan karena akan melahirkan segera di bawa kerumah sakit menggunakan taksi angkel. Sepanjang jalan, tak henti-hentinya Gangaa menahan rasa nyeri sambil terus mengambil nafas. Para wanita, Dolly, Preema dan Kashis terlihat cemas. Mereka pasti takut kalau terjadi sesuatu pada Gangaa. Tapi Gangaa terlihat begitu tabah dalam kesakitannya.

Niru melamun di kamar kerjanya. Dia teringat Madhvi dan Sagar yang pergi meninggalkan rumah sementara dirinya tidak bisa berbuat apa-apa. Niru ingat Gangaa memintanya agar menghentikan Madhvi, tapi Niru tak tahu harus bagaimana. Senadainya saja Niru melihat senyum licik di wajah Zoya, dia pasti tidak akan membiarkan Sagar dan madhvi berlalu dari hidupnya.

 
Nenek dan Supriya merayakan Krishna Janmashtami/krishnashtami di kamarnya dengan sangat sederhana. Tidak ada keceriaan hanya penyesalan yang tergambar di wajah nenek. Nenek teringat bagaimana dia memohon pada Mahdvi dan sagar agar tidak pergi.  Tapi usahanya sia-sia. mahdvi dan Sagar tetap pada keputusannya. Tapi saat nenek memutuskan untuk ikut bersama mereka, Madhvi melarang, "tidak bu, ibu harus tinggal, siapa yang akan menjaga Pulkit dan Supriya dan juga Niru..." Melihat madvi masih memikirkan Niru, nenek tahu kalau Mahdvi masih mencintai Niru. Tapi Madhvi berkata kalau cintanya telah terluka dan dia tidak bisa lagi tinggal di rumah ini, dan akan pergi bersama Sagar. Sagar menyentuh kaki nenek meminta restu. nenek memberikan prasad terakhir untuk sagar sambil menangis pilu dalam pelukan cucu kesayangannya.

Supriya juga ingat bagaimana Pulkit telah meminta Sagar untuk memikirkan ulang keputusannya dan tidak pergi dari rumah, karena ini adalah rumah mereka, keluarga mereka, tapi Sagar tetap tidak mau mendengar apa kata Pulkit. Sebelum perii Sagar meminta Pulkit dan Supriya menjaga nenek. Supriya menatap nenek dan memintanya menyalakan Diya untuk di letakkan di altar Krishna, Nenek menurut.

DI kamar kerjanya, Niru masih termenung. Niru ingat Gangaa menyerahkan kota berisi kenangan Rahat padanya lalu beroamitan. Niru menyuruh Gangaa tinggal bersamanya di rumah Chaturvedi. Tapi Gangaa menolak. Niru berkata dia sekarang sadar kalau Gangaa akan melahirkan anak Sagar. Gangaa tersenyum lega mendengar penerimaan Niru, tapi sayang bukan sagar yang mengatakan itu. Gangaa minta maaf, karena tidak bisa memenuhi permintaan Niru, dia akan tetap tinggal di rumah Rahat, "aku idak bisa tinggal di sini, tuan. Dan ini menyangkut harga diri dan kehormatan bayiku..." Niru tidak memaksa, dia tahu kalau masalah kehormatan, Gangaa tidak akan mau berkompromi. Niru hanya berpesan, kalau ada apa-apa, Gangaa harus menghubunginya.

Dalam mobil, Dolly meminta Preema menghubungi Niru untuk membeirtahu kalau Gangaa sedang dalam perjalanan ke rumah sakit akan melahirkan. DOlly menyuruh Sopir mempercepat laju kendaraannya agar segera tiba di rumah sakit. Tapi sayang, dia depan ada arak-arakan yang menghalangi jalan. Orang-orang juga sedang merayakan Khrisnashtami. Mereka membuat jalanan macet sehingga taksi yang di tumpangi Gangaa terjebak. Dolly dan para wanita turun untuk meminta jalan pada orang-orang yang berkerumun itu. Di bagian depan, di belakang mobil, ada rombongan Janda, salah satunya adalah Mamta. Dolly memebritahu mereka kalau memberi jalan karena ada yang akan melahirkan. Mamnta dan rombongannya, ikut Dolly ke mobil Gangaa.

Gangaa berusaha menahan rasa sakitnya dnegan menarik nafas dalam-dalam. Dolly mengantar mamta ke taksi. mamta terkejut saat melihat Gangaa yang akan melahirkan. mamta terlihat bingung, antara akan menyapa atau membiarkan dia begitu saja. Tapi saat Gangaa dengan kesakitan memanggil namanya, Mamta tahu dia harus bagaimana. mamta memegang tangan Gangaa dan menyuruhnya menarik nafas. Ganga menurt. mamta lalu menyuruh para janda lain agar meminta jalan pada orang yang bekerumun agar taksi Gangaa bisa lewat. mamta lalu menemani Gangaa dalam mobil sambil terus memegangi tanganya. tapi melihat, para kerumunan tidak juga memberi jalan, mamta segera turun dan meninggalkan Gangaa sendirian.

Dalam kesakitannya, Gangaa menatap keluar jendela dan melihat bayangan sagar mendekat. Gangaa tersenyum penuh harap danmengulurkan tanganya. Tapi Sagar tidak menyambut ulurab tangan itu. Gangaa terlihat kecewa. Tiba-tiba sebuah tangan memakai gelang biji rudakhsa menyambut tangan Gangaa dan menggenggamnya. Dia adalah wanita jelmaan Khrishna. Gangaa menatap kebelakang wanita itu untuk mencari Sagar, tapi sagar sudah lenyap. Si wanita menyakinkan Gangaa kalau tidak akan terjadi sesuatu padanya, "semua akan baik-baik saja."

PREV   1  2