Sinopsis Gangaa episode 378 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 378 bag 2 by Meysha Lestari. Gangaa mengabilkan air dan memberikannya pada Rahat  yang duduk sambil memeluk Zoya. Rahat menyuruh Zoya minum. Zoya menurut. Polisi masuk. Semua terlihat tegang. Polisi mengungkapkan ke prihatinannya dan rasa duka cita, "aku tahu ini bukan saat yang tepat untuk menggangu nyonya Zoya dengan berbagai pertnyaan. Tapi penundaan bisa membuat pelakunya berhasil kabur..." Polisi meminta Zoya membantu pelukis sketsa untuk membuat sketsa pelakunya sehingga mereka bisa menangkapnya. Zoya terdiam tanpa rekasi. Gangaa bertanya, "zoya, kau ingin menghukum pelakunya kan?"
 
Zoya tak menjawab. Gangaa mendekatinya, "kau ingin menangkap pelakunya kan? Dan mendapatkan keadilan untukmu dan Akhtar kan?" Gangaa menyuruh Zoya mendeskripsikan wajah pelakunya. Zoya terlihat binggung dan tertekan. Gangaa terus memaksanya untuk bicara dengan menanyakan banyak hal. Zoya bicara terbata-bata dan menjadi kesal. Dia mendorong Gangaa sambil berkata, "aku tak tahu apapun... Ammi..!" Zoya lalu bersembunyi dalam pelukan Rahat dengan ketakutan.

 
Polisi coba bicara, tapi Rahat meminta mereka tidak bertanya apa-apa dulu karena Zoya ketakutan dan trauma. Tapi polisi meminta maaf, mereka berkata kalau itu adalah tugas mereka. Polisi juga meminta Rahat membawa puterinya untuk medikal tes besok, untuk menegaskan kalau ada perkosaan. Mendengar itu Zoya histeris dan menolak, "tidak.. aku tidak ingin melakukan apapun...ku tidak mau pergi.." Rahat memohon pada Inspektur agar memberi mereka kelonggaran, karena Zoya baru kehilangan suaminya. Tapi Gangaa mendukung keinginan Inspektur dan berkata bahwa itu adalah satu-satunya cara untuk menangkap penjahatnya. Rahat coba memberi pengerian pad Zoya kalau apa yang di katakan Gangaa itu betul, "kita harus melakukan ini, agar pelakunya bsia tertangakap dan mendapat hukuman..kami semua akan berada di sisimu..."

Di kamarnya, Rudra memeriksa lukanya. Ada pecahan peluru terpendam di sana. Dengan pisau Rudra berhasil mengeluarkan peluru itu. Melihat itu Ragini berteriak ketakutan. Rudra kaget meligat ragini, "ragini...kau?" Ragini panik dan mulai berguman tak jelas, yang hanya bisa di mengeri Rudra. Rudra coba menenangkan Ragini dengan mengatakan kalau lukanya tidak sakit dan dia akan memasang perban. Rudra cepat-cepat mengambil kapas dan menempelkan di lukanya. Ragini melihat itu, "ini lihat, tidak apa-apa..okey?" Ragini mengangguk.  Rudra meminta Ragini agar tidak membeirtahu siapapun. Ragini balik bertanya, "mengapa tidak boleh? Aku harus memberitahu pada yang lain. kak Rudra terluka..." Rudra membujuk Ragini, "kau tahu, kak Rudra laki-laki pemmberani kan? Dan tidak ingin ada yang tahu kalau dia terluka. okay? jadi jangan bilang pada siapapun ya?" Ragini mengangguk setuju. Rudra lalu menyuruh Ragini tidur. Membantunya memasang selimut dan mengucapkan selamat malam.

Esok paginya, Gangaa dan Preema berbincang-bincang tentang keadaan Zoya danbagaimana caranay agar mereka bisa mengalihkan perhatian Zoya dari musibah itu. Rahat datangs ambil memeluk Zoya. Gangaa dan Preema menatapnya dengan sedih dan prihatin. Gangaa dan Preema berlari menghampirinya dan membantu Zoya berbaring di pangkuan Rahat. Preema mengambil air dan menyodorkan pada Rahat, "ini air.." Rahat menyuruh Zoya minum, tapi Zoya menolak.

Rahat ertanya pada Gangaa, "Gangaa, apakah pelakunya akanbisa tertangkap dan di adili... dia yang telah membuat hancur hidup Zoyaku... atau dia akan bebas berkeliaran di  luar sana..?" Gangaa menajwab, "jika keadilan masih ada di dunia ini maka orang yang telah menghancurkan hidup Zoya tidak akan bisa tenang hidupnya..." Gangaa lalu menatap Zoya berbaring di pangkuan Rahat dengan tatapan kosong... SInopsis Gangaa episode 379 by Meysha Lestari

PREV  1  2  NEXT