Sinopsis Gangaa episode 371 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 371 bag 2 by Meysha Lestari. Prabha sedang menuangkan obat kedalam Sup yang akan di berikan pada SUpriya ketika Rudra menahan tanganya. Prabah terlihat kaget. Rudra menanyai Prabha, "apa yang kau campurkan dalam sup itu?" Prabah emnjawab kalau itu adalah obat herbal dari nenek. Rudra menyangsikannya. Prabha marah karena Rudra menuduhnya yang tidak-tidak, "apakah karena aku bukan anggota keluarga ini maka kau berani menuduhku yang bukan-bukan?" Rudra menenangkan Prabha, dan meminta Prabah mencicipi serbuk itu kalau itu bukan apa-aoa. Prabah terlihat enggan. Rudra memaksanya.
 
Prabha sambil menatap Rudra mencicipi serbuk itu dengan di awasi Rudra. Setelah tidak terjaid apa-apa, ganti Prabha yang balik mengejek dan menghina Rudra, "kau bukan siapa-siapa... apa yang kau lakukan di sini? Kaubahkan tidak ada hubungan dengan keluarga ini, apa yang kau lakukan di sini? Katakan! Kau tak bisa menjawab kan?" Rudraterdiam gusar. Prabha dengan wajah puas mengambil mangkon sup SUpriya dan pergi meninggalkan Rudra yang terlihat tegang. Begitu tiba di koridor, Prabah meletakkan nampan sup nya di meja dan memasukkan obat pengugur kandungan ke dalam Sup Supriya.

Gangaa tiba di kampus. DI sedang berjalan di koridor ketika berpepasan dengan bu kepala. Bu kepala menyapa Gangaa, "Gangaa, kau ada di sini? Apakah kau sudah mengambil keputusan? Bagus..." Bu kepala mengajak Gangaa ke kantor untuk membicarakan keputusannya. Tapi Gangaa menolak, "tidak, bu. AKu ingin bicara di sini saja. Karena aku tidak malu atas apa yang kulakukan.." Para siswa mulai berkumpul mengelilingi mereka dengan tatapan ingin tahu. Bu kepala terlihat tegang, "Gangaa tolong, jangan membuat drama..."
 
Gangaa tetap tegar pada keputusannya. Di hadapan semua siswa dia emngatakan kalau dia memutuskan untuk mempertahanakan kehamilannya dan akan melahirkan anaknya kedunia meski tanpa ayah. Teman karib Gangaa datang dan ikut mendengarkan apa yang di katakan Gangaa. Gangaa berkata kalau dirinya tidak akan membungkung pada hukum masyarakat apapun yang terjadi dan akan berjuang untuk mendapatkan hak nya jika itu di perlukan Karena menurut Gangaa tak ada hukum isa mencegahnya dari belajar di kamus itu. Mendengar kata-kata Gangaa yang penuh semangat, teman karib Gangaa bertepuk tangan, di ikuti siswa lain.

Bu kepala menatap mereka semua dengan gusar dan membentak, "berhantu bertepuk tanggan!" Tepuk tangan berhenti seketika.Bbu kepala menatap Gangaa dan berkata dengantegas kalau keputusannya sudah bulat, "kau akan di keluarga dari kolej ini kalau kau masih mempertahankan kehamilanmu...!" Gangaa mendepat kepuitusan bu kepala. Tapi bu kepala tetap pada keputusannya untuk mengeluarkan Gangaa dari kampus, karena dia telah mencoreng nama baik institusi pendidikan yang di pimpinnya dan karakternya di lakukan. Setelah berkata begitu, bu kepala melangkah peri di ikuti tatapan tegang Gangaa... SInopsis Gangaa episode 372 by Meysha Lestari.

PREV  1  2  NEXT